Pemain mencetak 5 gol dalam pertandingan Liga Premier

Bagi sebagian besar pemain, pemikiran untuk mencetak hattrick saja sudah merupakan pencapaian tersendiri. Apalagi jika mereka melakukannya di level tertinggi seperti di Premier League. Namun beberapa pemain telah melangkah lebih jauh dari tiga gol dalam satu pertandingan. Memang, beberapa telah melewati batas empat gol yang prestisius. Itu karena ada klub elit dari beberapa striker yang mencetak 5 gol dalam satu pertandingan Premier League. Ada 5 pemain yang telah mencapai prestasi ini – masing-masing telah meninggalkan jejak mereka di kancah lebih dari sekadar sulap satu permainan mereka. Mari kita lihat setiap striker yang mencetak 5 gol dalam satu pertandingan.

Andy Cole – 4/3/1995 vs Kota Ipswich

Kemenangan 9-0 Manchester United melawan Ipswich Town pada 4 Maret 1995 merupakan sejarah karena berbagai alasan. Garis skor raksasa tetap menjadi salah satu margin kemenangan terbesar dalam sejarah Liga Premier dan bintang hari itu adalah Andy Cole. Baru saja pindah ke Old Trafford beberapa bulan sebelumnya, Cole dalam performa terbaiknya saat mereka menghadapi favorit degradasi Ipswich. Orang Inggris itu menempatkan United 2-0 dengan penyelesaian jarak dekat dan kemudian mengantongi gol kedua dengan satu ketukan tak lama kemudian. Setelah mengamankan hat-tricknya dengan sentuhan paling lemah, Cole siap mencetak lebih banyak gol. Dia kembali mencetak rebound untuk menjadikannya 7-0 pada menit ke-73. Dan kemudian menyelesaikan tangkapannya dengan mengangguk pada menit kesembilan dari sepak pojok pada menit ke-87. Itu adalah hasil yang menggembleng United untuk finis ke-2 dalam perburuan gelar musim itu dan melemahkan Cole sebagai striker jimat dalam bentuk hidupnya.

Alan Shearer – 19/9/99 vs Sheffield Wednesday

Bagi para penggemar Newcastle, 19 September 1999 adalah hari di mana para pahlawan ikonis mengukuhkan warisan abadi mereka di klub. Dengan manajer legendaris Bobby Robson sekarang mengelola klub, itu adalah pahlawan lokal dan legenda pencetak gol Alan Shearer yang membuat debut untuk mengingat Robson. Gol pertama Shearer adalah umpan lucu dari umpan silang Nobby Solano untuk menjadikannya 2-0. Penalti dari Shearer membuat kedudukan menjadi 3-0 tak lama kemudian sebelum dia menyelesaikan gerakan menyapu untuk mengantongi hat-trick sebelum paruh waktu. Menjelang akhir pertandingan di mana Shearer mencetak dua gol lagi. Dia memanfaatkan beberapa pertahanan yang buruk untuk menjadikannya 7-0 sebelum mengubah penalti kedua untuk menyelesaikan kelebihan gol. Itu adalah penampilan legendaris yang menggarisbawahi segalanya tentang mengapa Shearer adalah pencetak gol tersukses dalam sejarah Liga Premier.

Jermain Defoe – 22/11/2009 vs Wigan

Jermain Defoe adalah salah satu pemain terhebat di Premier League yang tidak memenangkan gelar liga dan dia lebih jauh menggarisbawahi kepercayaannya untuk hal ini dalam kemenangan 9-1 Tottenham yang terkenal melawan Wigan. Performa Defoe di paruh kedua pertandingan pada 22 November 2009 sangat luar biasa. Setelah Spurs memimpin 1-0 di babak pertama, Defoe melakukan tendangan voli untuk menjadikannya 2-0 di menit ke-51. Setelah itu, pemain internasional Inggris itu kejam. Dia dengan cepat menerkam untuk menjadikannya 3-0 setelah beberapa pertahanan yang buruk dari Wigan di belakang sebelum mengamankan hat-trick hanya beberapa detik kemudian menyelesaikan umpan silang Aaron Lennon. Hat-trick Defoe hanya membutuhkan waktu 7 menit dan merupakan yang tercepat ketiga dalam sejarah Premier League. Defoe mencetak dua lagi sebelum waktu penuh untuk meraih lima dan menunjukkan mengapa dia adalah salah satu striker terbaik tahun 2000-an.

Dimitar Berbatov – 27/11/2010 vs Blackburn Rovers

Pada zamannya, Dimitar Berbatov adalah seorang striker yang dapat mengobrak-abrik sisi mana pun di planet ini. Dan Blackburn Rovers yang mempelajari hal ini dengan susah payah ketika mereka kalah 7-1 dari Manchester United pada 27 November 2010. Pemain Bulgaria itu menunjukkan semua insting predatornya sejak dini dengan menjadikannya 1-0 dengan penyelesaian harpa dari dalam kotak. Dia kemudian akan memanfaatkan kesalahan defensif oleh Rovers untuk meraih gol keduanya dan memastikan hat-trick dengan penyelesaian yang kuat untuk menjadikannya 4-0. Namun, Berbatov masih punya waktu untuk meraih lebih banyak saat dia melepaskan rebound untuk meraih gol keempatnya. Dan sebuah penyelesaian dari sudut sempit membuat Berbatov menjadi lima dan juga tujuh untuk United. Dengan mencetak lima gol, Berbatov menjadi pemain asing pertama yang mencetak 5 gol dalam sejarah papan atas Inggris dan mengamankan tempat uniknya sendiri dalam sejarah Liga Premier.

Sergio Aguero – 3/10/2015 vs Newcastle United

Hanya ada sedikit striker yang tampil lincah di dalam kotak seperti Sergio Aguero dan lima golnya melawan Newcastle pada 2015 menunjukkan aspek-aspek ini dengan sangat luar biasa. Striker Man City itu akan mengejutkan semua orang dengan mencetak 5 gol hanya dalam 20 menit. Yang pertama membuat City menyamakan kedudukan ketika pemain Argentina itu mencetak gol tepat sebelum paruh waktu. Di babak kedua, Aguero tampil maksimal dengan gol keduanya melalui defleksi yang buruk. Tidak ada pertanyaan tentang gol hat-tricknya saat dia mencetak gol setelah melakukan solo run yang luar biasa. Dia kemudian mencetak gol keempat dari tepi area penalti sebelum mengkonversi umpan silang Kevin De Bruyne untuk meraih gol kelimanya di pertandingan tersebut. Penampilan seperti inilah yang menunjukkan mengapa Aguero adalah legenda Man City dan juga mengapa dia menjadi pemain asing dengan skor tertinggi dalam sejarah sepak bola Inggris.

Author: Alexander Torres